Alansyah Ramadhan Sundava
3922150129
Teknik Informatika
Sains & Teknologi
Universitas Panca Sakti Bekasi
Mata Kuliah : Sistem Basis Data
Diampu Oleh : Sri Wahyuni,M.Kom
ERDEntity RelationShip Diagram
Pengertian ERD
Diagram hubungan entitas atau jika dalam bahasa inggris disebut entity relationship diagram merupakan suatu bentuk diagram yang menjelaskan hubungan antar objek-objek data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD digunakan untuk menyusun struktur dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya mengggunakan notasi, simbol, bagan dan sebagainya. Di paragraf selanjutnya saya akan membahas fungsi dari ERD.
Fungsi ERD
ERD berfungsi sebagai bentuk pemodelan basis data yang kemudian dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk objek sistem informasi, contohnya rekayasa software.
Komponen dalam ERD
Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :
1. Entitas
Yaitu suatu objek yang bisa dibedakan dari yang lainnya yang dapa diwujudkan dalam basis data. Contohnya penduduk, KTP dan kantor Pemerintah Daerah.
2. Hubungan/Relasi
Suatu relasi adalah hubungan antar 2 jenis entitas yang direpresentasikan sebagai garis lurus. Contohnya: “Seorang warga mendaftarkan dirinya untuk membuat KTP.” Relasinya adalah mendaftar.
3. Atribut
Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas, atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut yaitu :
- Atribut Key
- Atribut Simple
- Atribut Multivalue
- Atribut Composite
- Atribut Derivatif
Derajat relasi/cardinalitas rasio
Menjelaskan jumlah maximum antara satu entitas dengan lainnya. Diantaranya sebgai berikut :
1. One to one (1:1)
Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu entitas anggota B, begitu pula sebaliknya.
2. One to many (1:M)
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas anggota B tetapi tidak sebaliknya.
3. Many to many (M:M)
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas anggota B dan juga sebaliknya.
Simbol-simbol dalam ERD
Cara membuat ERD
1. Menentukan entity apa saja yang dibutuhkan dalam struktur.
2. Menentukan relasi antar satu entity dengan lainnya.
3. Tentukan cardinality ratio dan participation constrain dari entity.
4. Berilah atribut yang diperlukan pada tiap entity.
5. Beri key dan LRS (Logical Relation Structure) pada tiap entity yang diperlukan.
Tools yang digunakan dalam ERD
Banyak cara untuk membuat ERD, salah satunya kita bisa menggunakan tools berikut :
1. Dbdiagram.
2. Draw.io.
3. Lucidchart.
4. SQLDBM.
5. QuickDBD.
Contoh ERD
1. Faktur & barang merupakan "Entity"
2. Nomor faktur, tanggal, & total adalah "Atribut Faktur"
3. Kode barang, nama, satuan & harga barang adalah "Atribut Barang"
4. Entity (faktur & barang) dihubungkan oleh "Relasi" yang berupa "Transaksi"
5. Di dalam "Relasi Transaksi" berisi "Atribut" berupa nomor faktur, quantity & kode barang
6. Nomor faktur & kode barang merupakan "Key" yang menjadi acuan sehingga nomor faktur tidak boleh ada yang sama dengan nomor faktur lainnya. Begitu pula dengan kode barang. Oleh karena itu kedua "Atribut" ini di "Label" kan sebagai "Unique"
7. Derajat relasi pada ERD di atas adalah Many to Many (M:M)
Daftar Pustaka
Baharsyah A. N. 2020. Apa itu ERD? Pengertian, Fungsi,
Simbol dan Tools. https://www.jagoanhosting.com/blog/erd-apa-sih-itu/.
Di akses pada 29 Maret 20.18.
Bundet. 2021. Permodelan Data ERD. https://bundet.com/d/2091-pemodelan-data-erd.
Diakses pada 27 Maret 2022 pukul 13.35.
Herlinnairine. 2014. Entity Relationship Diagram (ERD)
dan Contoh Kasus. https://herlinnairine.wordpress.com/dalam-balik-kemasan-si-bubur-putih-yang-menghawatirkan/.
Diakses pada 26 Maret 2022 pukul 07.30.


Komentar
Posting Komentar